|
Tujuan utama PeGI adalah untuk menyediakan acuan bagi pengembangan dan pemanfaatan TIK di lingkungan pemerintah; memberikan dorongan bagi peningkatan pemanfaatan TIK di lingkungan pemerintah melalui evaluasi yang utuh, seimbang dan obyektif; serta mendapatkan peta kondisi pemanfaatan TIK di lingkungan pemerintah secara nasionalUntuk mewujudkan suksesnya pelaksanaan PeGI, disusun beberapa strategi sebagai berikut : - Peserta pemeringkatan dikelompokkan sesuai dengan jenis lembaga (pemprov, pemkab, pemkot, departemen, lembaga non departemen
- Asesmen menggunakan kriteria yang dijabarkan dengan sederhana sehingga mudah dimengerti semua pihak
- Metoda dan hasil asesmen dipublikasikan
- Evaluasi dilakukan secara periodik sehingga bisa diukur kemajuan
Dalam pelaksanaannya, ditentukan 5 (lima) dimensi yang akan dikaji antara lain kebijakan, kelembagaan, infrastruktur, aplikasi, dan perencanaan. Masing-masing dimensi itu nantinya akan memiliki bobot yang sama dalam penilaian karena semuanya penting, saling terkait dan saling menunjang antara satu dengan yang lainnya. Beberapa materi yang diberikan dapat di download pada link di bawah ini : Lampiran 1 Questionnaire Lampiran 2 Pedoman Peserta PeGI Lampiran 3 Bahan Paparan PeGI PeGI telah dilaksanakan 2 (dua) kali, yaitu tahun 2007 dan 2008. Pada tahun 2007 dilaksanakan di Jakarta, dan diikuti sebanyak 11 (sebelas) pemerintah provinsi yaitu: DIY, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara dan Lampung. Untuk hasil penilaian dapat dilihat pada laporan lengkapnya, dan dapat di download pada link berikut ini Laporan PeGI 2007 Pada tanggal 22 – 23 April 2008, dilaksanakan kegiatan yang sama yang merupakan lanjutan PeGI tahun 2007. Kegiatan ini dilaksanakan di Padang, dan diikuti oleh 8 (delapan) provinsi di Sumatera, yaitu: Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Jambi, Bengkul dan Provinsi Lampung Pelaksanaan PeGI 2008 dilaksanakan secara bertahap yang dimulai dari seluruh provinsi di wilayah Sumatera, dengan demikian nantinya akan disusul dengan wilayah lainnya sehingga akan dapat dilihat peta kondisi perkembangan e-Government secara nasional. Dari hasil kegitan PeGI ditunjukkan adanya kecenderungan penyebaran pemanfaatan TIK yang belum merata di wilayah Indonesia. Kedepannya diharapkan provinsi-provinsi teratas bisa menjadi contoh dan acuan dalam mengembangkan e-Government di Indonesia. |